....Dekel....
Pertama kali denger kata-kata 'Dekel' sempet bingung apa sih artinya sampe nanya si mama.."mam, dekel tuh apa ...Oh itu artinya dewan keluraha". Engga tau kenapa Rt dirumah dan beberapa pengurus di rw lingkungan gw tinggal meminta gw mencalonkan diri untuk menjadi dekel...
Saat itu gw cuma bisa jawab ' tapi akukan kerja' loh ga masalah ko kan ga harus 24 jam di kelurahan..Yahh dengan modal iseng akhir nya gw isi juga tuh formulir dekel...Dan hari minggu kemarin hari penentuan siapa dekel yang akan maju menuju kelurahan. Dari 7 calon yang ada ( termasuk diriku ) akhirnya aku yang menang mutlak. Sempet kaget juga pas di bilang pemenangnya dari rt 6.
Duhh kagetnya padahal saat itu mata ngantuk bangget dan disuruh kasih sambutan misi dan visi...heheh sempet lucu juga gw yang ga ada pengalaman di bidang organisasi kelurahan saat ini terpilih menjadi wakil dari RW untuk menjadi calon di kelurahan.
Akhirnya pemilihan selesai juga..Tanpa gw sadar di belakang gw ada suara tawa, setelah gw liat ahhh ternyata suara si danil sahabat smp gw. Dia langsung memberikan selamet 'weee jelek sejak kapan peduli mau ikut2an kaya gini loe'. Lagi-lagi gw cuma bisa jawab dengan senyum dan sebuah kalimat ' Sekarang gw harus peduli karena warga telah menitipkan amatnya ke gw coyy..'
Dan malemnya gw denger kalo ada salah satu calon yang protes katanya pemilihan ga sah karena terlalu banyak warga yang milih gw...Ahhh alesan yang ga pas kalo gw denger. Gw cuma bisa diem karena memang dari awal gw ga berambisi untuk ikut jadi calon dekel..
Tapi akhirnya beberapa rt dan warga ikut protes mereka bilang pemilihan itu sah, wajar toh kalo ada warga dari rt yang ga milih kandidatnya. Mungkin ada sebagian warga yang ga bisa kasih kepercayaan kekamu dan dia lebih percaya ke rini untuk menjalankan tugas ini..
lagi-lagi suara sumbang terdengar, " Wajar aja dia menang karena mendongkrek ketenaran papanya atau jangan-jangan warga milih dia karena dia anak siapa"...Ahh segitu hebatnyakah jabatan "DEWAN KELURAHAN" itu sampai begitu banyak orang yg merebutkanya..??
Gara- gara hal itu semua tetanga gw jadi pada mendukung gw penuh " Bontot, jangan mundur maju terus sekali-kali dong dari rt kita yang maju jangan orang daerah mereka aja, emang mereka ga tau disini banyak orang pinternya " Ahhh lagi- lagi gw cuma tersenyum...
Dan yang lebih lucu setiap gw mau berangakat kekantor ada aja yang negur dan ngebecandai dengan kata-kata " Bu, dekel kerja ya perlu dianter ga atau perlu di kawal. " Aduh bu dekel jangan lupa makan-makan ya kalo udah pelantikan ".. Ahhh lagi- lagi gw cuma bisa tersenyum tanpa bisa berkata...
Seorang tetangga pernah berkata "bu haji, si bontot tuh pinter ya ga ada sedikitpun yang ngebuang dari pa haji, kayanya dia yang mewariskan semua yang ada di pa haji ya, dari fisik sampai memikirannya" Tapi mama cuma jawab ya namanya juga anak bungsu dan paling deket ama papanya.
Mereka slalu memandang aku dari sudut Aku anak siapa Bukan Aku ini siapa. Mereka slalu berkata kalau aku besar di balik Figur Papa yang aku miliki. Mereka tidak pernah tau kemampuan apa yang aku miliki tapi mereka hanya tau kemampuan apa yang sudah diwarisakan papa untukku. Mereka tidak pernah memahami dunia apa yang ingin aku capai tapi yang mereka pahami kalo duniaku adalah dunia yang sama dengan dunia Papa. Mereka hanya tahu aku adalah duplikate papa. Mereka Hanya tahu kalo aku seorang anak bungsu yang mempunyai sifat dan karakter diri papa. Mereka hanya mengetahui kalau aku seorang anak yang mewarisi sifat papanya yang tegas dan keras.
Tapi satu yang tidak mereka tahu tentang aku..Aku begitu bahagia mewarisi semua yang papa punya dan aku begitu berterima kasih kepada allah swt karena aku memiliki Papa dan Mama Yang hebat..Dan keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment